GELORA SEMANGAT PENDONGKRAK MARTABAT
GELORA SEMANGAT PENDONGKRAK MARTABAT
Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang melakukan suatu amal salih, maka sesungguhnya kemanfaatan amalnya itu akan kembali kepada dirinya sendiri. Karena sesungguhnya Allah itu Maha kaya, sehingga tidak membutuhkan perbuatan hamba. Meskipun mereka semuanya berada dalam keadaan sebagaimana orang yang hatinya paling bertakwa, maka hal itu pun tidak akan menambah apa-apa terhadap keagungan kerajaan-Nya barang sedikit pun.”
Hiruk pikuk mulai pagi hari, tebar pesona mulai menggelora, pelajar, pegawai, pedagang, petani,buruh srabutan, mulai pasang strategi untuk memperoleh bahagia diri. Sejuta asa tergambar sudah, deretan rencana tersusun rapi, hingga timbul tanya pada diri, lalu darimana aku harus memulai…
Di era serba digital dan maju, persaingan tidak bisa dianggap enteng. kompetisi dengan yang muda, mesti memiliki keahlian lain demi menunjang karier, Apalagi buat generasi milenial, pasti banyak mimpi-mimpi yang tengah dikejar, Ingat kata untuk spirit diri “kerja keras gak bakal membohongi hasil”.
Ada 6 langkah sebagai kunci sukses dalam menata hidup dalam meniti karier dan usaha.
1. Tetapkan tujuan dengan jelas.
Kunci sukses harus memiliki tujuan yang jelas, prioritas program, hal ini membuat tekun dan sungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu. Manakala terjadi kegagalan atau melakukan kesalahan, tujuan atau prioritas akan membawa kembali pada jalan yang benar. Tujuan dan prioritas program seyogyanya ditulis, manfaatnya sebagai pengingat dari rencana yang akan dicapai, dan akan lebih konsisten dalam melakukan setiap aktivitas.
2. Disiplin dan mempunya motivasi.
Kesuksesan dalam berbagai hal diawali dengan menanamkan disiplin pada diri dan didukung dengan motivasi yang tinggi. Kedua hal ini akan menghantarkan pada keberhasilan seseorang. Siapapun orangnya, apapun pekerjaannya jika disiplin dan motivasi diri dimiliki, maka akan cepat mrnghantarkan naiknya karier dan prestasi sehingga akan membawa hasil kesuksesan diri.
3. Bangun relasi seluas-luasnya.
Wujudkan slogan, “Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak”. Mempunyai banyak relasi sangatlah berdayaguna dalam perjalanan hidup khususnya dalam berkarier dan usaha. Bisa jadi akan membutuhkan bantuannya di masa mendatang. Perlu disadari dalam pergaulan tak selalu mulus, ketidakpuasan dan ganjalan selalu timbul tenggelam, olehkarenanya kita harus bisa berjiwa besar bila kawan atau relasi melakukan kesalahan, berusahalah untuk menjadi pribadi yang baik
4. Bisa bekerja sama.
Langkah kebersamaan mempercepat kesuksesan, oleh karenanya kerja sama sangat dibutuhkan. Kepiawaian dan keluwesan dalam bekerja sama menjadikan modal percepatan. Manusia makhluk zoon politicon harus mampu mengembangkan diri untuk bisa dan mampu bekerja sama dengan yang lain sehingga tumbuh kembang hubungan yang harmonis sebagai penopang cepat sukses dimasa depan
5. Senang berderma.
Menerima itu senang, lebih menyenangkan lagi jika kita bisa memberi, dengan memberi membuktikan bahwa kehadiran diri kita bermanfaat bagi orang lain. Sabda Nabi خير الناس أنفعهم للناس “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain” (HR. Thabrani dan Daruquthni).
Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim).
Dalam kata motivasi “Semakin banyak memberi, semakin ia banyak menerima.” Hal ini tidak salah karena akan mendorong untuk berkontribusi sebesar-besarnya pada hal-hal kebaikan.
6. Bersyukur.
Bersyukurlah disetiap saat, karena dengan bersyukur mejadikan lebih menikmati hidup, dan juga mendekatkan diri pada Tuhan yang memberikan segala fasilitas dan kebaikan hidup
Agar kebermaknaan diri selalu ada disetiap waktu, tak kandas dalam kehidupan, tak terhempas oleh sapuan angin fatamorgana, hanya satu kalimat “Kita harus meninggalkan sesuatu yang bermakna dan bermanfaat, bagi manusia lain” hal ini akan menjadikan kita serasa hidup selamanya.
Kapan lagi kalua bukan sekarang, siapalagi kalau bukan kita yang memberikan keteladanan, Ingatlah selalu, Kesuksesan bisa diraih jika sangat menghargai waktu dan sebuah proses.
Sragen, 27 September 2021

Komentar
Posting Komentar